Bulog (buffer) vs PT Bulog

“Jangankan buffer stock, yang namanya stock (persediaan) itu saja sudah jadi biaya. Apalagi buffer stock, alias stock cadangan” - @paramamparam

SCM Hulu Migas : Masih Setengah Matang ?

"Kali ini saya melihat SCM Hulu Migas masih setengah matang jika dibandingkan dengan SCM pada manufacture dan matriks SCOR yang dikeluarkan oleh Supply Chain Council." @parararamparam

SCM : Mengapa Keberadannya Disebut Strategis

"Jangankan melihat nilai indikator departemen lain, terkadang mereka tidak mengerti nilai indikator yang harus dicapai di departemennya." @pararamparam

Kuliner Bogor : Gudeg Jogja Bu Ayu

Let’s say ini hybrid, tapi rasanya saya tetap suka. Bagian paling enak dari gudeg ini adalah gudegnya sendiri dan telornya.

Review Blibli.com

Prosesnya cukup standart, saya menjadi member, dan konfirmasi pembayaran yang sudah terintegrasi dengan akun bank secara online juga.

Senin, 04 Februari 2013

Kuliner Bogor : Gudeg Jogja Bu Ayu


Nah, berhubung saya sejenak terpisah jarak dengan Jogja. I always miss this Gudeg! Susah sekali untuk tidak makan Gudeg rasanya, o ya, satu tips untuk memilih telur dalam gudeg adalah makin hitam makin enak! . Back to topic, di Bogor akhirnya saya bisa menemukan Gudeg yang citarasanya proper, mendekati gudeg Jogja. Saya bilang ini manknyus untuk di Bogor, tapi masih kalah sama aslinya yg di Jogja. Gudeg ini ada di seberang Rumah Sakit BMC Bogor, tidak persis berada di depan rumah sakit, tapi sekitar 300 meter dari parkiran seberang rumah sakit BMC, disamping toko bunga yang saya ga inget namanya.
Gudeg Jogja Bu Ayu sebenarnya seperti gudeg kering, hanya saja over basah. Basah disini karena bumbu aren nya terlalu encer dan oseng tempe+kreceknya juga berkuah. Let’s say ini hybrid, tapi rasanya saya tetap suka. Bagian paling enak dari gudeg ini adalah gudegnya sendiri dan telornya. Warna Gelap yang dihasilkan mencerminkan bumbu benar-benar meresap kedalam. Selain itu jika anda beruntung anda akan kebagian martabak kecil sebagai gorengan untuk menemani makan. Martabak bikinan ibu ini mak nyus, sangat cocok dimakan sama gudeg!
Lauk lain yang disediakan untuk makan gudeg ini adalah empal gepuk, ayam opor, ayam goreng, dan sambal goreng ati. Overall masakan Ibu Ayu ini sedep, pas untuk sarana nostalgia ilat jowo di kota hujan. Dan satu hal lagi yang akan membuat anda ketagihan adalah keramahan si Ibu ! , beliau sudah tua tetapi sangat ramah kepada semua pelanggannya, somehow saya merasa homey makan di sini. Satu satunya hal yang kurang proper hanyalah lokasi yang sempit. Lokasinya untuk makan kurang luas, hanya ada satu meja untuk menampung 4 orang. Tapi jangan salah, setiap weekend kalau anda datang kesini di jam makan siang, pelanggan juga rela makan tanpa meja di trotoar, instead of bungkus tentunya. Pelanggan datang silih berganti, dari yang jalan kaki, sepeda, motor, mobil biasa, sampai mobil bmw dan merci pun ada.
SKOR nya #harasiAAC. Enjoy guys!

Jumat, 01 Februari 2013

Sekilas Gudeg Jogja


“Jogja Istimewa, tetap Istemewa.” Sepenggal lirik dari Jogja HipHop Foundation – Well, it is Spesial indeed. Saya selalu bersyukur boleh “mengalami” Jogja, bukan sekedar berwisata sejenak atau singgah, tapi mengalami tumbuh bersama kota Jogja, menjadi bagian didalamnya. Sekarang sejenak terpisah jarak, mengasah diri untuk suatu saat kembali membangun kota.

Kali ini saya mau bahas makanan Jogja yang bernama Gudeg, makanan yang luar biasa enak, terutama Gudeg kering, (saya lebih seneng gudeg kering daripada gudeg basah). Gudeg pada dasarnya terdiri dari gori (nangka muda), tahu, telor, ayam suwir, oseng tempe+krecek, kemudian diguyur bumbu gudeg (areh) yang terbuat dari kelapa, maknyus!. Gudeg favorit saya adalah gudeg wijilan, bumbunya muanteb tenan! Kalau dinilai #harasiAAC, ada C nya karena Cuma jual gudeg thok.

Kalau kita jalan ke daerah wijilan, sebenarnya sekaligus bisa belanja batik murah. Di sekitar plengkung wijilan ada beberapa took batik yang menjual grosir, kadang ditulis Rp 15.000, dan kabarnya kita bisa beli bukan dalam pcs tapi tiap kodi berapa.

Satu Tips untuk beli gudeg adalah pilih telur yang warnanya gelap, makin item gelap makin manteb rasane. Apalagi kalo pas dibuka, kuning telurnya sudah sampe berubah warna dari kuning jadi agak jingga. Plus minta kuah bumbu nya agak banyak. Joss! Santap pake kerupuk. Krauss !

Well, ini sekilas tulisan nostalgia untuk Jogja, untuk salah satu menu istimewanya.

Kamis, 31 Januari 2013

(pengen) ikut Jakarta Guitar Festival 2013


Guitar! Something I love the most!
Awal tahun 2013 ini Jakarta punya gawe yang unik, mengerayap di dunia maya (youtube), namanya Jakarta Guitar Festival 2013. Peserta tinggal upload video yang menunjukkan kemahirannya dalam main gitar, dan tentu saja dengan diiringi backing track yang sudah disediakan panitia, langsung ke jakartaguitarfestival.com.
Berbekal kemampuan manusia biasa yang saya miliki, saya jadi penasaran untuk mencoba ber improvisasi di backing track tersebut. Tapi ternyata susah untuk memunculkan ide, untuk bermain menari pada lagu selama 2 menitan. Tidak mudah untuk menyusun licks, dan tema sehingga terdengar indah, bersih, tapi juga ketahuan kalo skillful.
Dengan Ilmu gitar saya yang masih cupu, maka saya menjajal, tapi tidak ikut kontes nya, - daripada dikira menghina peserta kontes yang ikutan secara serius.
So, enjoy guys.


Kuliner Bogor : Ayam Geprek Istimewa Bogor #HarasiBBA


Ayam, menu yang sangat biasa kita santap hampir setiap hari. Diolah dengan cara goreng, atau bakar – mostly I guess.

Well ini ada satu cara masak yang perlu di coba, di Geprek, - digoreng juga sih sebenernya. Lokasinya ada di kota Bogor di BangBarung, Kalau dari tugu kujang lurus saja ke arah barat mengikuti jalan Pajajaran, sebelum rumah sakit Azra, ada pertigaan. Di pertigaan ini anda belok kanan (ke selatan), kemudian kurang lebih 500m di kiri jalan.
Ayam Geprek Istimewa ini menurut saya memiliki rasa yang enak, rasanya asin gurih, sepintas mengigatkan saya ayam kremes Ny Suharti – Jogja. Bedanya ayam grepek ga pake kremes, alih-alih dia ditumbuk (di geprek), mungkin sekali atau dua kali.
Hal yang menyenangkan dari tempat makan ini adalah pilihan menu. Mulai dari ayam, (bakar,geprek,goreng, legit, cabe ijo), sampai dengan Iga. Kemudian ada juga tempe mendoan dan tahu isi, sampai dengan beberapa sayuran yang di cha.
Over all, saya suka dengan citarasa masakannya, dan tidak keberatan untuk kembali lagi. Kalau kita boleh scoring dengan metode #harasi (metode bikinan ane sendiri #LOL), Maka nilainya adalah #harasiBBA.

 Penjelasan #harasiBBA
Harga = B
Rasa = B
Variasi menu = A

Dengan keterangan range berikut
A = Sangat memuaskan
B = Memuaskan
C = Standar (biasa)
D = Mengecewakan